Empat Pemimpin Visioner Raih Penghargaan iCIO Awards 2025, Siapa Saja?

Ajang bergengsi iCIO  Awards 2025 memberikan penghargaan kepada empat pemimpin inspiratif yang berhasil memanfaatkan teknologi secara inovatif untuk mendorong kemajuan bisnis mereka.

Penghargaan ini merupakan bagian dari Executive Leadership Forum (ELF) yang digelar oleh iCIO  Community, menandai 10 tahun perjalanan penghargaan yang mengapresiasi kontribusi luar biasa para CEO dan CIO di Indonesia.

Pemenang  iCIO  Awards 2025

Berikut adalah para pemenang iCIO  Awards 2025 beserta pencapaian mereka:

The Most Inspiring CEO: Anggara Hans Prawira, Presiden Direktur – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk

Sebagai pemimpin di salah satu perusahaan ritel terbesar di Indonesia, Anggara Hans Prawira memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Ia memaparkan salah satu inisiatif unggulannya, yaitu platform Alfagift, yang memadukan pengalaman belanja offline dan online.

“Lewat Alfagift, kami mengintegrasikan 20.900 toko fisik dengan aplikasi online untuk menciptakan pengalaman belanja yang seamless. Selain itu, kami juga mengadopsi AI untuk demand forecasting, sehingga mampu menurunkan tingkat stok berlebih sekaligus mengurangi risiko kehabisan stok,” jelasnya.

Hans juga menekankan pentingnya teknologi dalam menjaga efisiensi operasional, terutama di tengah tantangan daya beli pelanggan yang fluktuatif. “Dengan AI, kami bisa mengalokasikan stok secara lebih tepat, sehingga cash flow tetap terjaga,” tambahnya.

The Most Influential CIO: Risetiyawan Dimas Sutejo, Chief Digital and Technology Officer – PT Golden Energy Mines Tbk

Dikenal dengan sapaan Om Dim, Risetiyawan membawa perubahan besar di sektor tambang melalui digitalisasi operasional. Salah satu inisiatif utamanya adalah penerapan radar cuaca berbasis AI yang bekerja sama dengan BRIN dan BMKG. Radar ini membantu perusahaan memprediksi hujan yang dapat menghentikan operasi tambang, sehingga meningkatkan efisiensi dan keselamatan kerja.

“Kami juga mengimplementasikan predictive maintenance menggunakan machine learning untuk memprediksi kapan mesin akan rusak, sehingga perawatan dapat dilakukan sebelum terjadi kerusakan. Selain itu, kami membangun konektivitas di area tambang terpencil dengan memasang fiber optik dan menggunakan Starlink sebagai backup,” jelasnya.

Author: 9v4lh3im

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *